MEMBUAT tulisan yang mudah ditemukan dan dibaca khalayak ramai, kini bukan hanya gampang dan murah, tapi juga bisa gratis. Yakni dengan medianet (internet), lewat layanan yang namanya blog. Jumlah layanan ini pun berganti hari semakin banyak jumlahnya. Bahkan membingungkan bagi awam untuk memilihnya. Memakai blog platform wordpress atau blogger, layanan blog populer di Indonesia. Bahkan, Opera juga telah memiliki komunitas di negeri ini.
Blog, sebutan lain dari Web-log, sebagai website — kebanyakan situs web pribadi, dewasa ini semakin akrab dalam pergaulan sehari-hari. Blog memang menjanjikan manfaat yang beragam. Meski demikian, untuk ikutan nge-blog, bagi awam terkadang sulit menentukan, memilih platform blog yang akan digunakan.
Di sisi lain, wordpress yang url-nya: http://namapengguna.wordpress.com, telah menjadi pilihan banyak orang. Demikian pula, blogger yang url-nya: http://namapengguna.blogspot.com. Sementara opera menerapkan url: http://my.opera.com/namapengguna.
Tiga layanan blog, wordpress, blogger, dan Opera ini, memiliki kesamaan, bahwa para penggunanya tidak perlu memahami bahasa web, yang namanya html, php, asp dan apapun itu namanya. Untuk mendaftarkannya pun, kedua layanan ini memberikan respon yang cepat, hanya dalam hitungan detik, kita telah dapat memiliki blog.
Namun, bila dikaji lebih jauh, masing-masing memiliki kelemahan dan kelebihan. Bagi pemula atau sekadar ingin mempunyai blog, Opera memberikan kelebihan ekstra. Apalagi, memiliki pertimbangan, " yang penting tulisan saya, bisa ditemukan dan dibaca oleh khalayak". Hanya dengan klik ini, itu dan tulisan sudah bisa tertayang di Internet.
Setingkat diatasnya adalah blogger. Ia memiliki tampilan blog lebih variatif. Namun tidak fleksibel. Susah diatur.
Kekurangan di Opera maupun blogger itu, dapat terpenuhi di wordpress. Meski penggunannya sedikit ribet. Antara lain pakai aktivasi. Malah menurut Sumedi yang kini masih aktif di blogger, layout halaman di wordpress lebih mudah ditata berdasarkan prioritas.
Selain itu tersedia banyak plugin, untuk recent post, recent comment, klik terbanyak, buku tamu, maupun readmore. Wordpress juga sangat SEF (search engine friendly). Ini penting kalau ingin bertarung di pencarian search engine, google, msn, atau yahoo. Apalagi mengenai SEO, wordpress lebih bagus.
Kelebihan wordpress yang lain, dapat di download. Dengan demikian, pengguna bisa mengutak-atik tampilan pada posisi offline. Beda dengan blogger, untuk mengutak-atik xmlnya harus di test langsung ke server blogger posisi online. Bagi yang tidak mempunyai koneksi internet agak kesulitan mengutak-atiknya, apalagi yang masih awam dengan xml.
Lebih detil lagi, tentang Permalinks. Menurut Aziz Raharjo di wordpress ditangani dengan sangat bagus. Dengan demikian, pengaturannya mudah sekali. Permalinks di Blogger agak susah mengaturnya.
Permalinks dimaksud adalah format alamat url yang bisa diketikkan di browser menuju sebuah halaman blog. Permalinks ini perlu, mengingat blog bukan dibuat memakai html dan memakai struktur database. Maka, untuk pemanggilan data dibutuhkan struktur url. Membuat url yang mudah diketik di browser inilah yang disebut sebagai permalinks.
PINGING
Demikian pula tentang Pinging, yakni proses memberitahu blog direktori setiap posting. Gunanya halaman blog cepat terindex di search engine. Dalam hal ini Blogger hanya mempunyai 1 ping yaitu ke weblogs.com. WP memiliki ping ke ping-otomatiic.
Soal ping, sudah pasti wordpress lebih unggul. Ping-o-matic sendiri sebenarnya sudah mem-forward proses ping ke puluhan ping-list di internet. Belum lagi wordpress juga memberikan opsi kalau pengguna mau menambahkan ping-list milik pengguna sendiri.
KOMENTAR
Untuk kepentingan komentar, ketiga platform ini sama-sama memberikan fasilitas. Namun, blogger kalah dalam hal trackbacks dan pingback oleh wordpress. Di wordpress, pengguna bisa menulis sebuah artikel, kemudian diberi taut ke artikel di blog lain dengan pilihan trackback. Artinya ringkasan artikel kita akan terlihat di comment artikel orang yang kita trackbacks. Ini sangat meningkatkan dari sisi SEO di blog wordpress.
Untuk mengimbangi wordpress, Blogger bisa menambahkan trackbacks dengan layanan pihak ketiga dari haloscan. Tetapi, lantaran berasal dari pihak ketiga, tentunya masih menyimpan keterbatasan.
TEMPLATE
Mengenai template (kalau di wordpress disebut theme) masing-masing platform ini telah menyediakan pilihan. Tapi, jika ingin membuat template sendiri, tampil wah, di Blogger maupun Opera cukup membuat kepala pusing, khususnya bagi awam bahasa program web. Tapi, bagi yang ahli seperti Isnaini, bisa mengubahnya sesuai selera. Sementara, di wordpress theme terdiri dari struktur-struktur file. Ini yang memudahkan siapapun hendak mengeditnya.
KEPEMILIKAN
Yang mengkhawatirkan soal kepemilikan. Tidak ada yang mampu memberikan jaminan, bahwa suatu blog tidak bakal terhapus sewaktu-waktu.
IKLAN
Untuk kepentingan iklan, wordpress.com tidak bisa dipasangi iklan. Kecuali, Blog wordpress.org, dihosting di tempat kita sendiri, boleh dipasangi iklan, contohnya iklan adsense. Sedanglan Blogger mengijinkan penggunanya untuk memasang iklan diblognya. Sementara untuk Opera, kami masih mempelajarinya. [Priono Subardan]
Blog, sebutan lain dari Web-log, sebagai website — kebanyakan situs web pribadi, dewasa ini semakin akrab dalam pergaulan sehari-hari. Blog memang menjanjikan manfaat yang beragam. Meski demikian, untuk ikutan nge-blog, bagi awam terkadang sulit menentukan, memilih platform blog yang akan digunakan.
Di sisi lain, wordpress yang url-nya: http://namapengguna.wordpress.com, telah menjadi pilihan banyak orang. Demikian pula, blogger yang url-nya: http://namapengguna.blogspot.com. Sementara opera menerapkan url: http://my.opera.com/namapengguna.
Tiga layanan blog, wordpress, blogger, dan Opera ini, memiliki kesamaan, bahwa para penggunanya tidak perlu memahami bahasa web, yang namanya html, php, asp dan apapun itu namanya. Untuk mendaftarkannya pun, kedua layanan ini memberikan respon yang cepat, hanya dalam hitungan detik, kita telah dapat memiliki blog.
Namun, bila dikaji lebih jauh, masing-masing memiliki kelemahan dan kelebihan. Bagi pemula atau sekadar ingin mempunyai blog, Opera memberikan kelebihan ekstra. Apalagi, memiliki pertimbangan, " yang penting tulisan saya, bisa ditemukan dan dibaca oleh khalayak". Hanya dengan klik ini, itu dan tulisan sudah bisa tertayang di Internet.
Setingkat diatasnya adalah blogger. Ia memiliki tampilan blog lebih variatif. Namun tidak fleksibel. Susah diatur.
Kekurangan di Opera maupun blogger itu, dapat terpenuhi di wordpress. Meski penggunannya sedikit ribet. Antara lain pakai aktivasi. Malah menurut Sumedi yang kini masih aktif di blogger, layout halaman di wordpress lebih mudah ditata berdasarkan prioritas.
Selain itu tersedia banyak plugin, untuk recent post, recent comment, klik terbanyak, buku tamu, maupun readmore. Wordpress juga sangat SEF (search engine friendly). Ini penting kalau ingin bertarung di pencarian search engine, google, msn, atau yahoo. Apalagi mengenai SEO, wordpress lebih bagus.
Kelebihan wordpress yang lain, dapat di download. Dengan demikian, pengguna bisa mengutak-atik tampilan pada posisi offline. Beda dengan blogger, untuk mengutak-atik xmlnya harus di test langsung ke server blogger posisi online. Bagi yang tidak mempunyai koneksi internet agak kesulitan mengutak-atiknya, apalagi yang masih awam dengan xml.
Lebih detil lagi, tentang Permalinks. Menurut Aziz Raharjo di wordpress ditangani dengan sangat bagus. Dengan demikian, pengaturannya mudah sekali. Permalinks di Blogger agak susah mengaturnya.
Permalinks dimaksud adalah format alamat url yang bisa diketikkan di browser menuju sebuah halaman blog. Permalinks ini perlu, mengingat blog bukan dibuat memakai html dan memakai struktur database. Maka, untuk pemanggilan data dibutuhkan struktur url. Membuat url yang mudah diketik di browser inilah yang disebut sebagai permalinks.
PINGING
Demikian pula tentang Pinging, yakni proses memberitahu blog direktori setiap posting. Gunanya halaman blog cepat terindex di search engine. Dalam hal ini Blogger hanya mempunyai 1 ping yaitu ke weblogs.com. WP memiliki ping ke ping-otomatiic.
Soal ping, sudah pasti wordpress lebih unggul. Ping-o-matic sendiri sebenarnya sudah mem-forward proses ping ke puluhan ping-list di internet. Belum lagi wordpress juga memberikan opsi kalau pengguna mau menambahkan ping-list milik pengguna sendiri.
KOMENTAR
Untuk kepentingan komentar, ketiga platform ini sama-sama memberikan fasilitas. Namun, blogger kalah dalam hal trackbacks dan pingback oleh wordpress. Di wordpress, pengguna bisa menulis sebuah artikel, kemudian diberi taut ke artikel di blog lain dengan pilihan trackback. Artinya ringkasan artikel kita akan terlihat di comment artikel orang yang kita trackbacks. Ini sangat meningkatkan dari sisi SEO di blog wordpress.
Untuk mengimbangi wordpress, Blogger bisa menambahkan trackbacks dengan layanan pihak ketiga dari haloscan. Tetapi, lantaran berasal dari pihak ketiga, tentunya masih menyimpan keterbatasan.
TEMPLATE
Mengenai template (kalau di wordpress disebut theme) masing-masing platform ini telah menyediakan pilihan. Tapi, jika ingin membuat template sendiri, tampil wah, di Blogger maupun Opera cukup membuat kepala pusing, khususnya bagi awam bahasa program web. Tapi, bagi yang ahli seperti Isnaini, bisa mengubahnya sesuai selera. Sementara, di wordpress theme terdiri dari struktur-struktur file. Ini yang memudahkan siapapun hendak mengeditnya.
KEPEMILIKAN
Yang mengkhawatirkan soal kepemilikan. Tidak ada yang mampu memberikan jaminan, bahwa suatu blog tidak bakal terhapus sewaktu-waktu.
IKLAN
Untuk kepentingan iklan, wordpress.com tidak bisa dipasangi iklan. Kecuali, Blog wordpress.org, dihosting di tempat kita sendiri, boleh dipasangi iklan, contohnya iklan adsense. Sedanglan Blogger mengijinkan penggunanya untuk memasang iklan diblognya. Sementara untuk Opera, kami masih mempelajarinya. [Priono Subardan]